BI Kembali Buka Layanan Rupiah kepada Masyarakat di Sumbar, Kaltara dan Kalsel

BI Kembali Buka Layanan Rupiah kepada Masyarakat di Sumbar, Kaltara dan Kalsel

Bank Indonesia membuka kembali layanan uang rupiah kepada masyarakat di Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan mulai 1 November 2021.

“Dengan demikian layanan uang Rupiah kini sudah dapat dilakukan di seluruh Kantor Bank Indonesia, baik di Kantor Pusat maupun 45 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, setelah sebelumnya dibuka hanya untuk wilayah Kantor Pusat dan 42 Kantor Perwakilan,” kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan tertulis, Kamis, 28 Oktober 2021.

Hal ini merujuk kepada Siaran Pers BI No.23/254/DKom tanggal 6 Oktober 2021 bahwa pembukaan kembali layanan uang rupiah kepada masyarakat mempertimbangkan level PPKM di wilayah yang bersangkutan.

“Pembukaan ini sebagai upaya BI dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di masyarakat,” ujarnya.

Adapun layanan uang Rupiah tersebut adalah sebagai berikut: 1. Layanan penukaran uang rusak yang sebelumnya ditiadakan, menjadi dibuka setiap hari Kamis pukul 08.0011.30 WIB/WITA/WIT.

12 Selanjutnya

2. Layanan penggantian uang yang dicabut dan ditarik dari peredaran yang sebelumnya ditiadakan, menjadi dibuka setiap hari Kamis pukul 08.0011.30 WIB/WITA/WIT.

3. Layanan klarifikasi uang rupiah yang diragukan keasliannya menjadi dibuka setiap hari Selasa dan Kamis pukul 08.0011.30 WIB/WITA/WIT.

4. Layanan penjualan Uang Rupiah Khusus (URK) uncut banknotes menjadi dibuka setiap hari Senin pukul 08.0011.30 WIB/WITA/WIT.

Masyarakat yang akan menggunakan layanan uang Rupiah di Kantor Pusat BI wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi dan melakukan scanning barcode sebagai bukti telah melakukan vaksin minimal dosis pertama. Sementara di Kantor Perwakilan BI, dapat menunjukkan surat keterangan/sertifikat vaksinasi Covid-19 minimal dosis pertama.

Bagi masyarakat yang karena kondisi tertentu tidak dapat melakukan vaksinasi, dapat menunjukkan surat keterangan negatif rapid test antigen dengan masa berlaku 1×24 jam atau surat keterangan negatif PCR dengan masa berlaku 2×24 jam. BI mengimbau masyarakat yang akan menggunakan layanan uang Rupiah di seluruh kantor BI untuk tetap menjalankan protokol Covid-19.

Alyah FitriaSeekor kupu-kupu tidak akan pernah dikagumi manusia jika dirinya tidak berubah. Untuk kesuksesan hari ini, perubahan adalah hal yang paling baik untuk dilakukan.

Posting Komentar untuk "BI Kembali Buka Layanan Rupiah kepada Masyarakat di Sumbar, Kaltara dan Kalsel"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *