Konsumen Indonesia Ragu Beli Mobil Listrik, Harga Jadi Alasan Utama

Konsumen Indonesia Ragu Beli Mobil Listrik, Harga Jadi Alasan Utama

Survei perusahaan riset Milieu Insight baru-baru ini menunjukkan kurang dari setengah konsumen Indonesia yang tertarik membeli kendaraan listrik atau mobil listrik.

Menurut Milieu Insight, harga mobil listrik menjadi perhatian utama konsumen di Indonesia. Maka hanya 47 persen konsumen yang menyatakan tertarik membeli mobil listrik.

Minat tertinggi beli mobil listrik terdapat di Thailand dan Singapura. Di sana, 56 persen dari total konsumen menyatakan tertarik membeli kendaraan listrik dalam pembelian berikutnya.

Adapun di negara ASEAN lainnya yakni Vietnam, sebanyak 51 persen konsumen menyatakan tertarik membeli mobil listrik. Sedangkan di Filipina sama dengan Indonesia, yaitu 47 persen konsumen menyatakan ingin membeli mobil listrik.

Penerimaan terendah di Malaysia dengan hanya 39 persen konsumen ingin mobil listrik.

Milieu Insight juga mengungkapkan alasan mengapa konsumen tidak tertarik membeli mobil listrik atau motor listrik.

“Di Singapura, 71 persen konsumen yang menolak mobil listrik karena terlalu sedikit stasiun pengisian daya,” tutur Milieu Insight seperti dikutip dari Antara hari ini, Kamis, 28 Oktober 2021.

Alasan serupa disampaikan oleh 59 persen konsumen di Thailand dan 57 persen di Vietnam yang tidak ingin membeli mobil listrik. Sedangkan di Malaysia, harga menjadi alasan utama (56 persen) diikuti kurangnya stasiun pengisian daya (55 persen).

Para konsumen di Filipina (50 persen) seperti Indonesia, menjadikan harga menjadi alasan utama tidak mau membeli mobil listrik.

Alyah FitriaSeekor kupu-kupu tidak akan pernah dikagumi manusia jika dirinya tidak berubah. Untuk kesuksesan hari ini, perubahan adalah hal yang paling baik untuk dilakukan.

Posting Komentar untuk "Konsumen Indonesia Ragu Beli Mobil Listrik, Harga Jadi Alasan Utama"

Silakan tinggalkan komentar. Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *